Menterjemahkan

Kamis, 06 Desember 2012

Menginstal Wireless Print Server TL-WPS510U Pada Jaringan Infrastruktur


Wireless Print Server sangat bermanfaat untuk antisipasi penggunaan banyak kabel di ruang kerja. Dengan Wireless Print Server ini ruang kerja tampak rapi, pekerjaan lebih simpel karena bisa sharing printer menggunakan jaringan WiFi. 
Penggunaan Wireless Print Server juga merupakan alternatif upaya termurah dibandingkan dengan membeli printer WiFi yang harganya jauh lebih mahal. Selain itu dengan Wireless Print Server ini printer yang ada bisa diberdayakan penggunaannya dengan catatan printer tersebut masih kompatibel dengan Wireless Print Server.

Jaringan Wireless dengan Wireless Print Server ada dua model, yaitu :

1. Model Ad-Hoc (PEER-to-PEER)


2. Model Infrastructure (Access Point)




Menginstal Wireless Print Server

Menginstal Wireless Print Server pada jaringan Infrastruktur (Access Point) harus melalui tahap menginstal Wireless Print Server pada jaringan Ad-Hoc (Peer-to-Peer) dengan maksud agar bisa merubah IP Address Wireless Print Server disesuaikan dengan IP Address Access Point.

Langkah 1 Mempersiapkan jaringan Ad-Hoc (Peer-to-Peer) :

1) Matikan power Printer
2) Hubungkan Wireless Print Server dengan Printer menggunakan kabel USB yang tersedia
3) Nyalakan prower Printer
4) Hubungkan Adaptor ke sumber tegangan listrik dan ke Wireless Print Server
5) Tunggu sekitar 40 detik agar Wireless Print Server melakukan Power On Self Test (POST)
6) Nyalakan Notebook lengkap dengan WiFi dan Windows 7 serta CD Setup Wireless Print Server

Gambar jaringannya adalah sebagai berikut :




Langkah 2 Mempersiapkan Notebook

Perlu diketahui, Wireless Print Server TL-WPS510U mempunyai ketentuan dasar sebagai berikut :
  • Username: admin 
  • Password: 0000
  • Wireless Mode: Ad-Hoc (Peer-to-Peer)
  • Channel: 1
  • SSID: WLAN-PS
  • IP Address: 192.168.0.10
  • Subnet Mask: 255.255.255.0
Agar Notebook bisa berkomunikasi dengan Wireless Print Server, maka IP Address pada Wireless Network Adapternya harus disesuaikan dengan IP Address Wireless Print Server. Caranya adalah sebagai berikut :
  • Klik Start
  • Klik Control Panel
  • Klik Network and Internet
  • Klik Network and Sharing Center
  • Klik Change adapter settings
  • Klik kanan pada Wireless Network Connection
  • Klik Properties
  • Pada Tab Networking, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  • Klik Properties, sehingga muncul seperti Gambar berikut :
  • Pada Tab General, pilih Use the following IP address
  • Pada IP Address, isi dengan 192.168.0.101 dan pada Subnet Mask isi dengan 255.255.255.0
  • Klik OK. Hasilnya seperti Gambar berikut :


Langkah 3 Menghubungkan Notebook dengan Wireless Print Server
  • Nyalakan Wireless Print Server dan Printer, selanjutnya Wireless Print Server akan terdeteksi oleh Notebook sebagai WLAN-PS seperti Gambar berikut :

  • Hubungkan Notebook dengan Wireless Print Server dengan cara : klik pada WLAN-PS, kemudian klik Connect, sehingga Notebook terhubung ke Wireless Print Server dengan status WLAN-PS Connected.


Dengan demikian, langkah menghubungkan Notebook dengan Wireless Print Server melalui jaringan Ad-Hoc (Peer-to-Peer) berhasil.

Langkah 4 Merubah IP Address Wireless Print Server menggunakan CD Setup
  • Masukkan CD Setup ke CD Drive, dan program autorun akan dimulai. Tunggu hingga muncul dialog model Print Server seperti Gambar berikut :

  • Pilih TL-WPS510U, selanjutnya muncul dialog TP-LINK Wireless Print Server Setup seperti Gambar berikut :

  • Klik Setup Wizard, sehingga muncul Network Print Server Setup Wizard.

  • Klik Next untuk melanjutkan, dan Wizard secara otomatis akan menemukan Wireless Print Server.

Terdapat dua Wireless Print Server yang terdeteksi, satu Wireless Print Server bernama TP_PrintServF99096 dengan IP Address 192.168.1.200 (sudah terinstal) dan satu Wireless Print Server bernama TP_PrintServF9895A dengan IP Address 192.168.0.10 (belum terinstal). Pilih Print Server yang akan diinstal (diubah IP Addressnya), yaitu TP_PrintServF9895A dengan IP Address 192.168.0.10. Klik Next untuk melanjutkan. 

Perlu diketahui, Wireless Print Server yang akan diinstal ini adalah Wireless Print Server yang akan bekerja pada model jaringan Infrastructure dengan diagram sebagai berikut :



Untuk itu IP Addressnya harus diubah menyesuaikan dengan IP Address Access Point terdekat.

Access Point terdekat dengan Wireless Print Server adalah Wireless ADSL2+ Modem Router dengan SSID : Kantor KB JP, IP Address : 192.168.1.1 dan Subnet Mask255.255.255.0Sehingga perlu dilakukan perubahan setting Wireless Print Server dengan SSID Kantor KB JP, IP Address 192.168.1.100, Subnet Mask 255.255.255.0, dan Gateway IP Address 192.168.1.1. Langkah-langkah untuk merubahnya adalah sebagai berikut : 

  • Kembali ke Network Print Server Wizard

  • Pada Change Settings pilih Yes, I want to change settings. (Y). Pada Password, isi dengan password yang telah ditentukan oleh pabrik pembuatnya, yaitu : 0000(angka nol empat kali). Klik Next untuk melanjutkan.

  • Pada Communication Type, pilih Infrastructure. Pada SSID isi dengan SSID Wireless ADSL2+ Modem Router, yaitu Kantor KB JP. Kemudian klik Next.

  • Apabila tidak memerlukan Security, maka pada Authentication Type pilih Open System, dan pada Encryption, pilih None. Klik Next untuk melanjutkan.


  • Pada TCP/IP Settings pilih Specify an IP address. Pada IP Address, isi dengan 192.168.1.100. Pada Mask IP Address, isi dengan 255.255.255.0, dan pada Gateway IP Address, isi dengan 192.168.1.1. Klik Next untuk melanjutkan. Selanjutnya akan muncul konfirmasi perubahan setting yang telah dilakukan seperti Gambar berikut :

  • Apabila informasi yang tertera pada Confirm Settings sudah sesuai dengan yang diinginkan, maka perlu dilakukan pengetesan IP Address yang baru. Lihatlah pada Gambar berikut :

  • Klik Start, kemudia ketikkan cmd. Klik C:\cmd sehingga akan muncul dialog seperti gambar berikut ini :

  • Pada C:\ …> ketikkan ping 192.168.1.100 lalu tekan tombol Enter. Apabila muncul jawaban seperti pada Gambar di bawah ini berarti perubahan IP Address pada Wireless Print Server berhasil.

Dengan demikian, proses perubahan IP Address Wireless Print Server dari default ke IP Address dan SSID Access Point telah berhasil.

Langkah 5 Menghubungkan Notebook ke Access point Kantor KB JP

Untuk bisa terhubung ke Access Pint Kantor KB JP, maka IP Address pada Wireless Network Adapter Notebook harus diubah dengan cara sebagai berikut :

  • Pada Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) Properties, pilih Obtain an IP address automatically, dan pilih juga Obtain DNS server address automatically.
  • Klik OK untuk melanjutkan
 

Pada Gambar tersebut WLAN-PS sudah tidak terbaca oleh Notebook karena sudah diganti dengan SSID Kantor KB JP. Untuk menghubungkan Notebook dengan Wireless Print Server yang sudah diinstal di Jaringan Infrastructure Kantor KB Jakarta Pusat, klik Kantor KB JP, klik Connect, sehingga Notebook terhubung dengan Wireless Print Server melalui Access Point Kantor KB JP seperti pada Gambar berikut :



Dengan demikian, maka Notebook dan Wireless Print Server sudah terhubung ke Jaringan Infrastruktur (Access Point) Kantor KB JP.

Langkah 6 Menginstal Driver Printer pada Notebook

Printer yang terhubung ke Wireless Print Server adalah hp LaserJet 1160. Untuk itu pada Notebook harus diinstal Driver Printer hp LaserJet 1160. Caranya adalah sebagai berikut :
  • Kembali ke Network Print Server Wizard, masuk ke tahap Select a Printer seperti pada Gambar berikut :

Oleh karena di system Notebook belum tersedia jenis printer yang sesuai dengan jenis Printer yang terhubung ke Wireless Print Server, maka harus menambahkan jenis printer baru dengan cara : 
  • klik Add New Printer, sehingga muncul dialog Add Printer seperti Gambar berikut :
  • Klik Add a local printer, dan akan muncul dialog seperti Gambar berikut :
  • Pilih Use an existing port : LPT1: (Printer Port), dan klik Next untuk melanjutkan.
  • Pada Manufacturer pilih HP
  • Pada Printers pilih hp LaserJet 1160
  • Klik Next untuk melanjutkan
  • Pilih Use the driver that is currently installed (recommended). Klik Next untuk melanjutkan
  • Pada Printer name, isi dengan nama printer yaitu hp_LaserJet_1160_(PrintServer). Klik Next untuk melanjutkan
  • Pilih Share this printer so that others on your network can fing and use it apabila para pengguna komputer lain dalam jaringan ini bisa mencetak melalui printer ini. Klik Next untuk melanjutkan

Apabila muncul dialog seperti Gambar di atas berarti proses penambahan jenis printer hp LaserJet 1160 ke sistem Notebook berhasil
  • Klik Set as the default printer apabila printer tersebut akan dijadikan printer default. Pada tahap ini belum diperkenankan melakukan Print a test page karena printer yang baru ditambahkan ini belum terhubung ke Notebook
  • Untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, klik Finish
Dengan demikian, pada tahap ini sudah berhasil menginstal Driver Printer hp LaserJet 1160 pada Notebook. Akan tetapi belum bisa digunakan untuk mencetak karena Port-nya masih LPT1. Agar dapat mencetak menggunakan printer hp LaserJet 1160 melalui Wireless Print Server, maka Port-nya harus diganti dengan nama yang sesuai dengan IP Address Wireless Print Server, dengan cara :
  • Kembali ke Network Print Server Wizard. Pada Select A Printer sudah terlihat dalam list nama printer yang barusaja ditambahkan yaituhp_LaserJet_1160_(PrintServer), seperti terlihat pada Gambar berikut :
 
  • Pilih printer hp_LaserJet_1160_(PrintServer), dan klik Next untuk melanjutkan


Pada Summary terlihat Printer Name : hp_LaserJet_1160_(PrintServer) Port Name : IP_192.168.1.100-1 dan IP Address : 192.168.1.100. Berarti, Driver Printer hp_LaserJet_1160_(PrintServer) pada system Notebook sudah bisa terhubung ke printer hp LaserJet 1160 melalui Wireless Print Server. Klik Next untuk melanjutkan


Berarti proses instalasi berhasil. Klik Finish.

Berikut ini video Printer HP LaserJet 1160 yang kompatibel dengan Wireless Print Server TL-WPS510U :





6 komentar:

  1. Berarti harus tetap perlu konek ke access point ya mas? gak bisa langsung dari laptop/pc ke printer?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Mas Syafrial Burhan atas pertanyaannya.
      Untuk menggunakan Wireless Print Server tidak harus terhubung ke Access Point.
      Seperti dijelaskan di tutor ini, ada dua model jaringan, yaitu Ad-Hoc dan Infrastructure.
      Jadi bisa juga menggunakan model Ad-Hoc (lihat tutor di atas).
      Hanya saja pada saat setting printernya nanti, pada Communication Type, pilih Ad-Hoc.
      Demikian penjelasan saya, selamat mencoba, semoga berhasil.

      Hapus
    2. Sip mas zain, udh bisa ngeprint wireless.. terima kasih banyak atas infonya. tp ada satu lg pertanyaan mas, kenapa ada tanda seru di ikon wireless pas connect ke printer ya?

      Hapus
    3. Terimakasih kembali Mas Syafrial Burhan untuk laporan keberhasilannya.
      Tanda seru di ikon Wireless menandakan bahwa tidak ada akses internet (dan tanda seru di dalamnya menandakan unsecured-belum diset pengamanan jaringannya-masih tanpa password) .
      Jadi, kalau Mas Syafrial Burhan klik ikon Wireless, akan muncul Currently connected to : dibawahnya ada tulisan No Internet access atau No Network access. Hal ini terjadi pada tipe jaringan Ad-hoc.
      Perlu saya tambahkan disini, untuk tipe Ad-hoc tidak bisa mencetak sambil akses internet, terutama yang menggunakan DHCP (Obtain an IP address automatically), karena di tipe Ad-Hoc ini masih menggunakan fixed IP address yang disesuaikan dengan IP address Wireless Print Servernya (192.168.0.xxx).
      Untuk solusinya harus membangun tipe jaringan infrastructure misalnya dengan memanfaatkan fasilitas Hotspot di Smartphone yang ada di sekitar kita, atau USB WiFi adapter yang ada fasilitas hotspot-nya, tentunya pada Communication Type harus diubah dari Ad-Hoc ke Infrastructure.
      Demikian, selamat mencoba, semoga berhasil.

      Hapus
  2. Pak Zain, apakah dua/tiga wireless print server bisa terhubung ke satu access point? kalau bisa, settingnya sama atau berbeda? terima kasih sebelumnya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih banyak atas pertanyaannya.
      Dua/tiga/lebih wireless print server "bisa" terhubung ke satu access point. Caranya pada masing-masing wireless print server diberi IP Address berbeda, misalnya wireless print server 1 untuk printer HP???? diberi IP Address 192.168.1.100, wireless print server 2 untuk printer Epson???? diberi IP Address 192.168.1.150 dan seterusnya hingga IP Address 192.168.1.xxx (dimana xxx kurang dari 255).
      Cara mengganti IP Address untuk masing-masing wireless print server bisa dipelajari di tutor ini mulai Langkah 4 sampai dengan selesai.
      Untuk lebih memperdalam mengenai wireless print server ini silakan akses juga di :
      http://zainms.blogspot.com/2013/06/reset-dan-konfigurasi-ulang-wireless.html
      Demikian penjelasan saya, selamat mencoba, semoga berhasil.

      Hapus